Rabu, 10 Maret 2010

Ukuran Gir Depan Gir Belakang Dan Rantai Motor Honda

Memodifikasi motor semakin usang semakin bertambah banyak saja. Tidak hanya memodifikasi onderdil tetapi juga memodifikasi sparepartnya. Salah satu suku cadang yang sering di modif ialah gir ( gear ) dan rantai motor.

Memodifikasi motor dengan mengganti ukuran gir dan rantai banyak dilakukan di kalangan pemodif. Banyak pemodif yang mengganti dengan gir dan rantai yang lebih besar. Namun ada juga yang mengganti dengan ukuran gir dan rantai yang lebih kecil. Ada juga yang mengganti dengan ukuran gird an rantai lebih besar atau lebih kecil dengan asal. Penggantian ukuran gir dan rantai yang tidak sesuai dapat mengakibatkan laju kendaraan terpengaruhi.


Setiap motor dengan penggagas roda memakai rantai niscaya dibekali dengan jumlah mata gir yang berbeda-beda.

Jumlah mata gir sangat memengaruhi performa motor.

Mata gir dapat dihitung jumlahnya dari potongan ruas yang meruncing.

Setiap motor memakai gir depan, gir belakang dan rantai motor.

Gir Depan, Gir Belakang dan Rantai Roda sering kita temukan di bengkel atau toko suku cadang dijual dalam bentuk paket. Istilah umum yang dipakai ialah Chain Set, Gir Set (Gear Set), Drive Chain atau Gir Paket (Gear Paket).

1.      Ketiga komponen ini saling berhubungan, dengan demikian kalau salah satu komponen gagal berfungsi baik akan menghipnotis komponen lainnya. Kaprikornus daripada mendapat resiko komplain dilema kualitas komponen satuan (yang mungkin disebabkan oleh komponen dari pabrikan lain), maka lebih baik dijual dalam satu kesatuan.

2.      Kecenderungan pemilik motor mengganti ketiga komponen secara bersamaan untuk memastikan kinerja motor tetap prima, daripada mendapat hambatan dalam kegiatan rutin sehari-hari.

3.      Ukuran Gir Depan, Gir Belakang dan Rantai untuk masing-masing motor berbeda-beda dan tidak semua pengguna motor memahami mengenai ukuran ini.

Ukuran gir depan gir belakang rantai motor honda :

TIPE MOTOR
GIR DEPAN
GIR BELAKANG
RANTAI
GRAND
14 T
36 T
100 L
SUPRA
15 T
40 T
104 L
KHARISMA / SUPRAX 125
14 T
35 T
104 L
CS1
14 T
43 T
116 L
GLPRO NEO
14 T
46 T
112 L
GL MAX NT
14 T
41 T
112 L
SUPRA FIT NEW
14 T
36 T
106 L
REVO ABS / BLADE
14 T
37 T
102 L
MEGAPRO NEW
14 T
46 T
112 L
TIGER
13 T
43 T
106 L
CBR150
14 T
36 T
108 L

 Penjelasan

1.      Huruf “T” dalam ukuran gir depan dan gir belakang motor ialah kependekan dari kata Toothatau bentuk jamaknya Teeth yang berarti ialah jumlah gigi dalam gir tersebut. fourteen T misalnya, berarti kalau dihitung ada fourteen gigi dalam gir tersebut. Jumlah Teeth yang lebih banyak secara visual kita memahami bahwa diameter gir lebih besar.

2.      Huruf “L” dalam ukuran rantai ialah kependekan dari “Length” yang berarti panjang. Huruf “L” kadang ada kadang tidak pada keterangan produk di kemasan. Kadang cukup dengan angkanya saja. 100 L atau 100 berarti ada 100 mata pada rantai. Jumlah mata dimaksud ialah jumlah lobang daerah masuknya gigi Gir.

3.      Ukuran rantai yang lengkap sering ada angka “428” sebagai default ukuran rantai. Ini ialah ukuran standar internasional untuk rantai. dimensi rantai
§  Angka pertama adalah pitch, yakni jarak antara keping rantai (“drive lug”) yang satu dengan yang lainnya untuk menyesuaikan supaya gigi masuk tepat di sela-sela rantai. Angka iv berarti 4/8 inch, atau sekitar 12.7 mm. Kenapa dibagi 8, itu standar internasional, nggak perlu kita bahaslah ya.
§  Angka kedua adalah roller width,  yakni lebar bushing.  Angka ii merepresentasi lebar sebesar 7.75 mm.
§  Angka ketiga adalah roller diameter, diameter bushing. Angka 8 merepresentasi diameter sebesar 8.51 mm.

4.      Kadangkala ditemui juga adanya angka H di belakang angka 428 pada dot ketiga. Huruf “H” tersebut ialah kependekan dari “Heavy Duty”. Kaprikornus kurang lebih artinya 428 H ialah versi heavy dutynya untuk 428. Ketebalan plat samping secara rata-rata berkisar 15% – 20% lebih tebal dari versi 428 standar.



Sumber https://bpdp-python.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar